Bila Suami tak mau menafkahi Bathin…

Assalamu’alaikum… Saya istri berusia 27 tahun dan sudah dianugerahi seorang putra yang lucu. Akhir2 ini hubungan saya dg suami kurang harmonis, hal ini disebabkan karena suami mengabaikan nafkah batin saya. Saya manusia biasa yang juga merindukan belaian kasih sayang dan hubungan biologis juga. Bosan melihat tingkah laku suami yang hanya mementingkan kerjaan, tidak ada waktu untuk saya. Ingin rasanya bercerai karena tidak tahan dengan kehidupan rumah tangga seperti ini, tapi kembali lagi melihat putra yang baru setahun, masih membutuhkan peran seorang ayah, belum lagi memikirkan keluarga saya. Bagiamana perasaan orangtua saya dan saudara2 saya kalau tau saya cerai. Di sisi lain, saya udah lelah, jenuh dan tertekan… Mohon bantuannya ummi… Terimakasih Wassalamu’alaikum Wr.Wb..

Walaikumsalam Wr Wb

Dear Ibu Intan yang dirahmati Allah…

Sebelumnya terimakasih sudah mau berbagi cerita dengan saya, Seorang suami yang tidak memberikan nafkah bathin sangat banyak sekali faktor penyebabnya , untuk itu jalan pertama adalah meminta kepada Sang Pemilik Hati untuk membuat hatinya luluh dan perilakunya berubah , langkah pertama yang dilakukan untuk mendapatkan Cinta sang Pemilik Hati “Allah SWT” adalah :

1. Lakukan Taubatan Nasuha, sholat Taubat 2 rakaat dan memohon ampun atas dosa yang disadari maupun yang tidak disadari, lakukanlah muhasabah dan mencoba mencari sebab kenapa Allah berikah Ujian ini.

2. Lakukanlah pendekatan kepada Allah dengan melakukan Sholat Hajat setiap hari sebanyak 2 rakaat , mintalah dengan sungguh-sungguh, tambahi juga dengan sholat Tahajud dan baca Al Qur’an setiap ada kesempatan , sesungguhnya Allah itu Dekat ,miliki Cintanya Allah , dengan begitu kita akan mudah mendapatkan cinta makhluk yang diciptakannya yaitu Suami kita.

3. Setelah Merasa Dekat dengan Sang Pemilik Hati maka mulailah kita mencoba mengurai masalah keluarga satu demi satu pertama adalah bicaralah dengan suami secara terusterang tentang masalah ini. Apakah yang menyebabkan Suami tak mau memberikan nafkah Bathin.

Dalam beberapa kasus yang sama yang pernah saya temui ada beberapa alasan kenapa suami tak mau memberikan Nafkah bathin yaitu :

1. Trauma karna melihat sang Istri melahirkan (dalam artian takut menyakiti istri bila sang istri melahirkan lagi) ini memang jarang terjadi tapi untuk kasus ini biasanya suami baru mau bilang ketika ditanya , yang notebene saking sayangnya suami pada sang istri

2. Karena Lelah setelah seharian bekerja, sehingga menyebabkan gairah menurun

3. Karena Suami tak bisa memaafkan istri karena kesalahan yang istrinya sendiri tak menyadarinya

4. Suami kehilangan harga diri karna gaji istri yang lebih besar

5. Hal umum karena banyak terjadi yaitu punya WIL

Dan banyak lagi faktor-faktor lainnya .

Bila sudah tahu penyebabnya akan lebih mudah melakukan perbaikan-perbaikan dalam menjadikan keharmonisan rumah tangga. Dengan Kedekatan Ibu kepada Allah akan memudahkan ibu menerima ujian ini, karena orang yang beriman akan selalu mencari sisi baiknya dari semua masalah. Jangan bayangkan hal-hal yang belum tentu dilakukan oleh suami, misalnya membayangkan suami ibu selingkuh , karena akan memudahkan syetan untuk meniup-niupkan api pertengkaran. Ingatlah salah satu keberhasilan terbesar yang dibanggakan oleh Syetan dihadapan Rajanya yaitu Iblis adalah membuat suami istri bercerai dan dua-duanya melakukan kemaksiatan. Syetan akan membayangi selalu dengan keindahan atau bisikan-bisikan mumpung masih muda masih bisa cari yang lain. Bersabarlah ,jangan cepat ambil keputusan karena keputusan yang salah akan menyebabkan penyesalan seumur hidup. Apalagi ada hasil buah cinta kasih yang membutuhkan kasih sayang seorang ayah. Sungguh telah banyak seorang anak yang menjadi korban karena keegoisan dari orang tuanya. Bu Intan yang dirahmati Allah tetaplah berjuang mempertahankan rumah tangga, cobalah lihat kebawah dengan membaca pengalaman rumah tangga orang lain yang jauuh lebih parah dari Bu Intan tapi bisa melewati gelombang ujian dengan baik :) , banyak para istri yang tidak hanya tidak diberikan nafkah bathin tapi juga nafkah lahir namun mereka masih bisa mempertahankan rumah tangganya.

Tetaplah menjadi kekasih Allah dan jangan menggantungkan 100% kehidupan kita pada seseorang tapi gantungkanlah kepada Allah, karena orang-orang yang dianugrahi Allah berada disekitar kita adalah sebagai alat ujian yang menguji sejauh mana cinta Bu Intan kepada sang Pemilik Hati. Dan semua manusia diberikan ujian yang berbeda dan bisa jadi Suami bu Intan adalah bentuk ujian agar bu Intan naik level ke level yang lebih dekat kepada Allah :) Sesungguhnya didalam kesusahan yang kita rasakan pasti ada hikmah didalamnya, dan bila kita mampu menemukan hikmahnya maka kita menjadi orang yang beruntung.

Semoga jawaban saya membantu bu Intan, dan semoga Allah menjadikan bu Intan keluarga yang sakinah,mawardah dan warahmah Aaamiin 3x

About these ads

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • DINARRAIHAN

    DinarRaihan melayani Jual Beli Dinar Emas more futher add me in your YM : fbr0976@yahoo.com
  • Arsip

  • Almanak

    Juli 2010
    M S S R K J S
    « Jun   Sep »
     123
    45678910
    11121314151617
    18192021222324
    25262728293031
  • Artikel Terbaru

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.