Menunda Kesenangan Demi Investasi

Hari ini saya hendak membahas mengenai salah satu penelitian menarik yang dilakukan di luar negeri.

Dalam penelitian ini, dikumpulkanlah sejumlah anak kecil ke dalam satu ruangan. Setiap anak ditawarkan sebuah permen cokelat dan diberikan dua buah pilihan. Sang anak boleh langsung memakan permen cokelat tersebut atau menunggu selama 30 menit. Bagi yang bersedia menunggu hingga 30 menit akan diberikan dua buah permen cokelat.

Hasil penelitian menunjukan bahwa sebagian anak bersedia menunggu untuk mendapatkan dua buah permen cokelat.

Kemudian penelitian dilanjutkan pada 30 tahun selanjutnya untuk melihat situasi anak-anak yang langsung memakan permen cokelat tersebut atau menunggu 30 menit. Ternyata, yang menarik disini adalah anak-anak yang bersedia menunggu memiliki kualitas kehidupan yang lebih baik. Mereka lulus dengan nilai yang lebih tinggi, menjadi karyawan yang lebih baik, ataupun menjadi pengusaha yang lebih sukses.

Yang perlu diperhatikan dari penelitian ini adalah kemampuan dari anak-anak untuk menunda kesenangan mereka. Kita semua tahu anak-anak pasti suka permen cokelat. Disini mereka harus menahan keinginan mereka untuk memakan permen tersebut selama 30 menit untuk mendapatkan satu buah permen tambahan.

Bagaimana dengan Anda, Anda?

Katakanlah Anda mendapatkan rejeki, seperti bonus

akhir tahun, sebesar 10 juta rupiah. Apa yang akan Anda lakukan?

 Apakah Anda langsung berbelanja dan menghabiskanseluruh 10 juta rupiah itu?

 Atau Anda dapat menahan kesenangan, dan menginvestasikan 10 juta rupiah tersebut? Katakanlah dana tersebut ditaruh ke reksa dana saham dengan rata-rata return 18% per tahun.

Uang tersebut akan menjadi 20 juta rupiah dalam waktu 4 tahun.

Disini kemampuan menunda kesenangan akan berpengaruh besar.Apabila

Anda tidak dapat menahan keinginan untuk berbelanja, maka dalam bulan itu juga seluruh uang tersebut akan habis. Bahkan orang cenderung berbelanja lebih banyak daripada yang dia dapatkan.

Perlu diingat bahwa dalam pengelolaan keuangan pribadi yang benar, kita harus menyimpan minimal 10% dari seluruh uang yang kita dapatkan untuk ditabung atau diinvestasikan. Dalam kasus diatas, kita harus dapat menyisihkan minimal satu juta rupiah untuk ditabung.

Jadi, sebelum kita berbelanja, pisahkanlah antara apa saja

yang termasuk kebutuhan, dan apa saja yang termasuk keinginan. Kita boleh membeli barang-barang yang memang kita butuhkan. Namun sebisa mungkin tundalah pembelian barang-barang yang hanya untuk kesenangan. Dengan demikian maka kita bisa mendapatkan lebih banyak uang yang bisa kita investasikan.

Sumber : David Ciang

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • DINARRAIHAN

    DinarRaihan melayani Jual Beli Dinar Emas more futher add me in your YM : fbr0976@yahoo.com
  • Arsip

  • Almanak

    Mei 2009
    M S S R K J S
    « Apr   Jun »
     12
    3456789
    10111213141516
    17181920212223
    24252627282930
    31  
  • Artikel Terbaru