RINDU “RUMAH ALLAH”

081217 HaramMaghrib IMG_4492

Siapa gerangan yang tak ingin selalu mengunjungi Rumah Allah, walau masih baru tahun kemarin aku berangkat, namun rasanya aku ingin lagi kesana

Disana aku merasakan ada cinta yang semakin dekat dan tetesan airmata keharuan yang tak pernah berhenti.

Tiga tahun aku menantinya sejak sebelumnya aku diputuskan untuk mendapat Quota di Tahun 2005 , dimana dulu ketika mendaftar Haji biasanya langsung mendapat Quato tanpa menunggu .

Tidak seperti tahun sekarang tahun ini daftar dan baru 3 tahun kemudian berangkat.

Tahun 2005 , saat dekat keberangkatan , aku mengalami penundaan dan aku mengalami cobaan yang cukup berat , namun aku yakin , Allah tak pernah Tidur dan Allah mengerti kerinduanku.

Jadi 3 tahun menanti saat kulihat Kabah benar-benar didepan Mataku , aku meneteskan airmata kerinduan yang mendalam

Sungguh aku tak ingin Riya menceritakan ini tapi aku hanya ingin mengajak rekan-rekan diblog ini tergerak untuk berangkat ke rumah Allah.

Selama 40 Hari aku di Tanah suci dan Madinah sungguh banyak pelajaran. Disana aku merasakan bahwa apapun yang terjadi ada hikmah yang Allah beri.

Sebagai tamu Allah kita diharamkan untuk berlaku sombong , jangankan sombong dihati ada sekelumit kotor saja Allah Tahu.

Pernah suatu ketika temanku pulang telat lalu aku bertanya kenapa kok bisa datangnya lama ?, dia menjawab bahwa dia kesasar pas dari Toilet ke Kemah (saat itu masih  di Mina), aku berkata “masa sih ?”

Besok pagi aku pergi pergi ke toilet bersama teman-teman mau melaksanakan sholat subuh, dan setelah aku keluar dari toilet ternyata teman teman ku sudah meninggalkan aku, saat itu aku memutuskan untuk pulang sendiri, namun saat aku meninggalkan toilet aku mulai bingung karena di Mina semua tenda sama dan aku tak berhasil menemukan jalan pulang , 3 kali aku bolak-balik dan bingung gak keruan, dan saat itu aku hanya memegang sabun dan sikat gigi.  Aku menangis gak tau pulang, akhirnya aku baru’ ngeh ‘ dan tersadar bahwa ini adalah karena setitik kesombongan yang aku tak sadari,  langsung aku beristiqfar dan benar-benar menyesali kesombonganku.

Allah pun Maha Tahu, aku pasrah pada Allah, saat itu tiba-tiba baru terpikir kenapa gak tanya saja , pas tanya dua kali baru aku bisa melihat makthab ku kembali

Saudaraku, Kejadian ini merupakan ibrah betapa Allah sangat sayang pada hamba-Nya , dimana saat kesalahan datang , Allah langsung gugurkan dosa kita dengan teguran kecil yang membuat kita semakin dekat dengan-Nya

Dan saat ini aku rindu untuk Ke Rumah Allah

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • DINARRAIHAN

    DinarRaihan melayani Jual Beli Dinar Emas more futher add me in your YM : fbr0976@yahoo.com
  • Arsip

  • Almanak

    Juni 2009
    M S S R K J S
    « Mei   Jul »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    282930  
  • Artikel Terbaru