Tentang Bantal

Kisah Inspirasi dari Ary Ginanjar Agustian Tentang Bantal

Ary Ginanjar Agustian – Ada seorang yang sangat sholeh sekali, setiap hari dia melaksanakan sholat lima waktu, sholat sunnahnya tidak pernah ketinggalan, puasanya senin kamis, tahajudnya hampir dilakukan setiap malam. Tetapi ada kelemahan dari orang sholeh ini, hobinya tidur di atas bantal, setiap waktu luang dan lenggang dia tidur, bukan hanya malam, siang pun dia tidur. Sehingga sebagian besar waktunya setelah dia ibadah ia akan tidur. Akibatnya suatu hari Allah ingin memberi pesan kepadanya, lalu orang sholeh ini bermimpi, di dalam mimpi ia tiba-tiba mati, akan tetapi orang sholeh ini merasa bahwa dirinya akan masuk surga. Sehingga dia tenang-tenang saja bawa surga pastilah ada di tangannya.

Pada saat itu ia berjumpa dengan malaikat dan kemudian malaikat berkata :“Engkau boleh masuk surga, akan tetapi pintu surga itu tidak selalu terbuka, kadang tertutup kadang terbuka. Ketika pintu terbuka silahkan masuk tapi ketika pintu surga tertutup engkau jangan masuk”. lalu orang sholeh tersebut dengan yakinnya dia menunggu di depan pintu surga, menunggu pintu itu terbuka satu hari ditunggu pintu itu masih tertutup ia tetap optimis dan yakin hari kedua masih ditutup dari pagi, siang, sore, malam, tapi masih juga tertutup. Akhirnya dia mulai kelelahan dan kebiasaan lamanya terjadi lagi. Tidur lagi di tempat di mana dia biasanya tidur yaitu bantal yang dicintai olehnya.

Bantal Tidur dan Kisah Inspirasi
Kisah Inspirasi Bantal dari Ary Ginanjar Agustian

Apa yang terjadi, ketika dia tertidur pintu surga terbuka, tetapi orang sholeh tersebut tetap terlelap, kemudian ketika pintu sudah tertutup, orang soleh itu bangun. Tetapi pintu surga tidak bisa lagi terbuka. Apa pesan dari kisah ini ?

Yang Pertama ingat Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wasallam bersabda “Manusia yang paling mulia di antaramu adalah manusia yang paling bermanfaat diantara sesamamu” ( HR Bukhari Muslim )

Yang kedua ingat misi manusia adalah rahmat bagi semesta alam. “wama arsalnaka illa rahmatan lil alamin” bahwa manusia adalah rahmat bagi semesta alam. bukan hanya sekedar tidur kemudian berdzikir atau sholat, tapi harus memberikan manfaat untuk dunia, menolong fakir miskin, memberikan ilmu, memproduksi barang dan jasa yang bermanfaat untuk sesamanya. Apa saja yang dilakukan untuk memberikan manfaat untuk dunia. Itulah misi manusia mengapa ia diturunkan ke muka bumi. Allah mempunyai program, yaitu salah satunya dunia dan manusia dijadikan khalifah atau pemimpin di muka bumi untuk memberi rahmat bagi makhluk memberi rahmat bagi sesama bukan hanya tidur, ingat tidur hanyalah untuk sekedar istirahat bukan untuk menghabiskan waktu.

Jadikanlah setiap diri kita bermanfaat bagi orang-orang disekitar kita. Tidur di bantal yang empuk dengan nyenyak boleh-boleh saja, namun hal tersebut dilakukan setelah kita melakukan banyak kemanfaatan bagi sekeliling kita, bagi diri sendiri, keluarga, lingkungan, dan negara.

Dari : Dr. HC Ary Ginanjar Agustian

Tinggalkan komentar

Belum ada komentar.

Comments RSS TrackBack Identifier URI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

  • DINARRAIHAN

    DinarRaihan melayani Jual Beli Dinar Emas more futher add me in your YM : fbr0976@yahoo.com
  • Arsip

  • Almanak

    Februari 2016
    M S S R K J S
    « Nov   Jun »
     123456
    78910111213
    14151617181920
    21222324252627
    2829  
  • Artikel Terbaru