Amalan 10 hari di bulan dzulhijah (hari terbaik)

Copypaste dr blog tetangga

Alhamdulillah, Allah subhanahu wa ta’ala masih memberikan kita berbagai macam nikmat, kita pun diberi anugerah akan berjumpa dengan bulan Dzulhijah. Berikut kami akan menjelasakan keutamaan beramal di awal bulan Dzulhijah dan apa saja amalan yang dianjurkan ketika itu. Semoga bermanfaat.

Keutamaan Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijah

Di antara yang menunjukkan keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah adalah hadits Ibnu ‘Abbas, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Tidak ada satu amal sholeh yang lebih dicintai oleh Allah melebihi amal sholeh yang dilakukan pada hari-hari ini (yaitu 10 hari pertama bulan Dzul Hijjah).” Para sahabat bertanya: “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab: “Tidak pula jihad di jalan Allah, kecuali orang yang berangkat jihad dengan jiwa dan hartanya namun tidak ada yang kembali satupun.”[1]

Di dalam sepuluh hari bulan Dzulhijah terdapat hari Arofah dan hari an nahr (Idul Adha). Kedua hari tersebut adalah hari yang mulia sebagaimana terdapat dalam hadits ‘Abdullah bin Qurth, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling mulia di sisi Allah Tabaroka wa Ta’ala adalah hari an nahr (Idul Adha) kemudian yaumul qorr (hari setelah hari an nahr).”[2]

Keutamaan Beramal di Sepuluh Hari Pertama Bulan Dzulhijah

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hadits Ibnu ‘Abbas di atas menunjukkan bahwa amalan di sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah lebih dicintai oleh Allah daripada hari-hari lainnya dan di sini tidak ada pengecualian. Jika dikatakan bahwa amalan di hari-hari tersebut lebih dicintai oleh Allah, itu menunjukkan bahwa beramal di waktu itu adalah sangat utama di sisi-Nya.”[3]

Bahkan jika seseorang melakukan amalan yang mafdhul (kurang utama) di hari-hari tersebut, maka bisa jadi lebih utama daripada seseorang melakukan amalan yang utama di selain sepuluh hari awal bulan Dzulhijah. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika ditanya, “Tidak pula jihad di jalan Allah?” Beliau pun menjawab, “Tidak pula jihad di jalan Allah.” Lalu beliau memberi pengecualian yaitu jihad dengan mengorbankan jiwa raga. Padahal jihad sudah kita ketahui bahwa ia adalah amalan yang mulia dan utama. Namun amalan yang dilakukan di awal bulan Dzulhijah tidak kalah dibanding jihad, walaupun amalan tersebut adalah amalan mafdhul (yang kurang utama) dibanding jihad.[4]

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Hal ini menunjukkan bahwa amalan mafdhul (yang kurang utama) jika dilakukan di waktu afdhol (utama) untuk beramal, maka itu akan menyaingi amalan afdhol (amalan utama) di waktu-waktu lainnya. Amalan yang dilakukan di waktu afdhol untuk beramal akan memiliki pahala berlebih karena pahalanya yang akan dilipatgandakan.”[5] Mujahid mengatakan, “Amalan di sepuluh hari pada awal bulan Dzulhijah akan dilipatgandakan.”[6]

Amalan di Awal Dzulhijah

Keutamaan sepuluh hari awal Dzulhijah berlaku untuk amalan apa saja, tidak terbatas pada amalan tertentu.[7] Di antara amalan yang dianjurkan di awal Dzulhijah adalah amalan puasa. Dari Hunaidah bin Kholid, dari istrinya, beberapa istri Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan, “Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, pada hari ‘Asyura’ (10 Muharram), berpuasa tiga hari setiap bulannya[8], …”[9]

Namun ada sebuah riwayat dari ‘Aisyah yang menyebutkan, “Aku tidak pernah melihat Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa pada sepuluh hari bulan Dzulhijah sama sekali.”[10] Mengenai riwayat ini, Imam Ahmad menjelaskan bahwa yang dimenangkan adalah perkataan yang menetapkan adanya puasa sembilan hari Dzulhijah, yaitu hadits pertama. Namun dalam penjelasan lainnya, Imam Ahmad menjelaskan bahwa maksud riwayat ‘Aisyah adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berpuasa penuh selama sepuluh hari Dzulhijah. Sedangkan maksud riwayat Hafshoh adalah Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam berpuasa di mayoritas hari yang ada. Jadi, hendaklah berpuasa di sebagian hari dan berbuka di sebagian hari lainnya.[11]

Kesimpulan: Boleh berpuasa penuh selama sembilan hari bulan Dzulhijah (dari tanggal 1 sampai 9 Dzulhijah) atau berpuasa pada sebagian harinya.

Catatan: Kadang dalam hadits disebutkan berpuasa pada sepuluh hari awal Dzulhijah. Yang dimaksudkan adalah mayoritas dari sepuluh hari awal Dzulhijah, hari Idul Adha tidak termasuk di dalamnya dan tidak diperbolehkan berpuasa pada hari ‘Ied.[12]

Keutamaan Hari Arofah

Di antara keutamaan hari Arofah (9 Dzulhijah) disebutkan dalam hadits berikut, “Di antara hari yang Allah banyak membebaskan seseorang dari neraka adalah di hari Arofah (yaitu untuk orang yang berada di Arofah). Dia akan mendekati mereka lalu akan menampakkan keutamaan mereka pada para malaikat. Kemudian Allah berfirman: Apa yang diinginkan oleh mereka?”[13]

Keutamaan yang lainnya, hari arofah adalah waktu mustajabnya do’a. Dari ‘Amr bin Syu’aib dari ayahnya dari kakeknya, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Sebaik-baik do’a adalah do’a pada hari Arofah.”[14] Maksudnya, inilah doa yang paling cepat dipenuhi atau terkabulkan.[15] Jadi hendaklah kaum muslimin memanfaatkan waktu ini untuk banyak berdoa pada Allah. Do’a ketika ini adalah do’a yang mustajab karena dilakukan pada waktu yang utama.

Jangan Tinggalkan Puasa Arofah

Bagi orang yang tidak berhaji dianjurkan untuk menunaikan puasa Arofah yaitu pada tanggal 9 Dzulhijah. Hal ini berdasarkan hadits Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Puasa Arofah dapat menghapuskan dosa setahun yang lalu dan setahun akan datang. Puasa Asyuro (10 Muharram) akan menghapuskan dosa setahun yang lalu.”[16] Hadits ini menunjukkan bahwa puasa Arofah lebih utama daripada puasa ‘Asyuro. Di antara alasannya, Puasa Asyuro berasal dari Nabi Musa, sedangkan puasa Arofah berasal dari Nabi kita Muhammad shallallahu ’alaihi wa sallam.[17] Keutamaan puasa Arofah adalah akan menghapuskan dosa selama dua tahun dan dosa yang dimaksudkan di sini adalah dosa-dosa kecil. Atau bisa pula yang dimaksudkan di sini adalah diringankannya dosa besar atau ditinggikannya derajat.[18]

Sedangkan untuk orang yang berhaji tidak dianjurkan melaksanakan puasa Arofah. Dari Ibnu ‘Abbas, beliau berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak berpuasa ketika di Arofah. Ketika itu beliau disuguhkan minuman susu, beliau pun meminumnya.”[19]

Diriwayatkan dari Ibnu ‘Umar bahwa beliau ditanya mengenai puasa hari Arofah di Arofah. Beliau mengatakan, “Aku pernah berhaji bersama Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan beliau tidak menunaikan puasa pada hari Arofah. Aku pun pernah berhaji bersama Abu Bakr, beliau pun tidak berpuasa ketika itu. Begitu pula dengan ‘Utsman, beliau tidak berpuasa ketika itu. Aku pun tidak mengerjakan puasa Arofah ketika itu. Aku pun tidak memerintahkan orang lain untuk melakukannya. Aku pun tidak melarang jika ada yang melakukannya.”[20]

Dari sini, yang lebih utama bagi orang yang sedang berhaji adalah tidak berpuasa ketika hari Arofah di Arofah dalam rangka meneladani Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para Khulafa’ur Rosyidin (Abu Bakr, ‘Umar dan ‘Utsman), juga agar lebih menguatkan diri dalam berdo’a dan berdzikir ketika wukuf di Arofah. Inilah pendapat mayoritas ulama.[21]

Puasa Hari Tarwiyah (8 Dzulhijah)

Ada riwayat yang menyebutkan, “Puasa pada hari tarwiyah (8 Dzulhijah) akan mengampuni dosa setahun yang lalu.” Ibnul Jauzi[22], Asy Syaukani[23], dan Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini dho’if (lemah).[24]

Oleh karena itu, tidak perlu berniat khusus untuk berpuasa pada tanggal 8 Dzulhijjah karena hadisnya dha’if (lemah). Namun jika berpuasa karena mengamalkan keumuman hadits shahih yang menjelaskan keutamaan berpuasa pada sembilan hari awal Dzulhijah, maka itu diperbolehkan. Wallahu a’lam.

Jika Tanggal 9 Dzulhijah di Saudi Arabia Berbeda dengan Indonesia

Jika wukuf di Arofah lebih dulu dari tanggal 9 Dzulhijah di Indonesia, manakah yang harus diikuti dalam berpuasa Arofah?

Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin mengatakan, “Dalam puasa hari Arofah, engkau tetap mengikuti negerimu.”[25] Alasan beliau adalah kita tetap mengikuti hilal di negeri ini bukan mengikuti hilal Saudi Arabia. Jika kemunculan hilal Dzulhijjah di negara kita selang satu hari setelah ru’yah di Mekkah sehingga tanggal 9 Dzulhijjah di Mekkah itu baru tanggal 8 Dzulhijjah di negara kita, maka kita seharusnya kita berpuasa Arofah pada tanggal 9 Dzulhijjah meski hari tersebut bertepatan dengan tanggal 10 Dzulhijjah di Mekkah. Inilah pendapat yang paling kuat dalam masalah ini karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Jika kalian melihat hilal Ramadhan hendaklah kalian berpuasa dan jika kalian melihat hilal Syawal hendaknya kalian berhari raya” (HR. Bukhari dan Muslim).

Semoga Allah memudahkan kita beramal sholih dengan ikhlas dan sesuai dengan petunjuk Nabi-Nya.

***

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal
Artikel www.pengusahamuslim.com

[1] HR. Abu Daud no. 2438, At Tirmidzi no. 757, Ibnu Majah no. 1727, dan Ahmad no. 1968, dari Ibnu ‘Abbas. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Bukhari-Muslim.

[2] HR. Abu Daud no. 1765. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.

[3] Latho-if Al Ma’arif, hal. 456.

[4] Lihat Latho-if Al Ma’arif, hal. 457 dan 461.

[5] Idem

[6] Latho-if Al Ma’arif, hal. 458.

[7] Lihat Tajridul Ittiba’, Syaikh Ibrahim bin ‘Amir Ar Ruhailiy, hal. 116, 119-121, Dar Al Imam Ahmad.

[8] Yang jadi patokan di sini adalah bulan Hijriyah, bukan bulan Masehi.

[9] HR. Abu Daud no. 2437. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih.

[10] HR. Muslim no. 1176, dari ‘Aisyah

[11] Latho-if Al Ma’arif, hal. 459-460.

[12] Lihat Fathul Bari, 3/390 dan Latho-if Al Ma’arif, hal. 460.

[13] HR. Muslim no. 1348, dari ‘Aisyah.

[14] HR. Tirmidzi no. 3585. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan.

[15] Lihat Tuhfatul Ahwadziy, Muhammad ‘Abdurrahman bin ‘Abdurrahim Al Mubarakfuri Abul ‘Ala, 8/482, Mawqi’ Al Islam.

[16] HR. Muslim no. 1162, dari Abu Qotadah.

[17] Lihat Fathul Bari, 6/286.

[18] Lihat Syarh Muslim, An Nawawi, 4/179, Mawqi’ Al Islam.

[19] HR. Tirmidzi no. 750. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits tersebut hasan shohih. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih

[20] HR. Tirmidzi no. 751. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih.

[21] Lihat Shahih Fiqih Sunnah, Abu Malik, 2/137, Al Maktabah At Taufiqiyah.

[22] Lihat Al Mawdhu’at, 2/565, dinukil dari http://dorar.net

[23] Lihat Al Fawa-id Al Majmu’ah, hal. 96, dinukil dari http://dorar.net

[24] Lihat Irwa’ul Gholil no. 956.

[25] Majmu’ Fatawa wa Rosa-il Ibnu ‘Utsaimin, 17/25,Asy Syamilah.

Bersikap menjadi Pribadi yang sukses by Mario Teguh

Disarikan bebas dari Acara Ulang Tahun Indosat ke 42

Allah memberikan uang adalah melalui
1. Melalui orang lain
2. Nemu

Rizki :
Datang dari Allah ,
Gaji datang dari mana?
Gaji pun datanf dari Allah

Kalau kurang kenapa marah pada Allah

Jadi lebih ikhlas lah kalau Allah sedang menyempitkan rizki anda

Bukan pembicaraan tentang susahnya tapi bagaimana melewatinya

Jangan membatasi kemampuan Allah dalam membatasi rizki seseorang

Allah mengetahui tidak sucinya hati ketika kita berdo’a
(Mis masih percaya ramal meramal)

Bila kita membawa dinamit , maka kita akan meledak

Kalau mau berhasil kita harus disiplin terhadap sesuatu

Upaya
Orang bergerak lama kalau yang dilakukan tapi sebetulnya dapat dilakukannya.

Beban dirut dan beban staf mana yang lebih berat?
Jawabannya sama
Bebannya dirut mewakili beban dirut begitupun staf

Kalau mau menjadi orang besar jangan batasi kita untuk melakukan hal yang besar

Kalau mau menjadi orang besar maka biasakan memikul beban besar

Doa kita untuk dikuatkan
Robb berikan pundak yang kuat

Allah Maha Kaya
Allah Maha Baik

Kenapa kita do’anya hanya sederhana

Mengeluh adalah melihat masalahnya yang sifatnya permanent
Orang yang sombong adalah orang yang melihat kelebihannya permanen

Orang yang diganggu syetan adalah orang direncanakan Allah menjadi orang besar

Buatlah kesalahan tapi jangan kesalahan yang sama

Orang tidak mungkin dimasukan ke masalah besar kalau tidak akan dijadikan orang besar

Allah tidak akan memberikan beban yang tidak sesuai kemampuannya

Anda mudah sedih karna yang anda pikirkan diri sendiri

Jadilah pribadi yang pantas mendapat rizki yang baik
Mari bersahabat dalam kebaikan

Rizki adalah akibat

Baiklah sama atasan

Sehingga menjadi pribadi sukses

Syarat Menjadi Penduduk Syurga

Untuk syarat penduduk syurga
1. Pentingnya takut
Takut kepada Allah
Tidak ada didunia pekerjaan apapun yang lebih penting dari menghadap Allah.
Disinilah Allah segala galanya
Lambung mereka tidak sempat berbaring ketempat tidur mereka
Mereka bergegas beramal
Takut membuat mereka sungguh-sungguh
Namun mereka yang tak bangun sholat shubuh mereka tidak takut
Sifat orang munafik mereka sholat tapi tidak takut
Belajarlah dari pembantu kita, saat kita suruh mrk mau dll
Benar benar dengan penjiwaan bahwa kita takut kpd Allah
2. Disaat sendirian
Inilah kejujuran iman
Saat tidak sendiri byk orang yang pura pura
Yang didapat
1. Buah magfiroh
Istigfar : menghapus dosa-dosa kecil
Taubat menghapus dosa besar
A. Menyesal
B. Tidak mengulangi
C. Mengganti dengan kebaikan

Dosa kepada orang lain
Ini tidak bisa diampuni oleh Allah kecuali meminta maaf pd org tsb, sampai org tsb melunasi hutang-hutangnya

2.Mereka mendapatkan surga
Nanti ketika manusia mau meniti

Allah mengetahui hati isi manusia

3. Tidak membawa hati yang kotor

cinta

Kala cinta datang
Hatiku berdebar
Penuh kemilau
Dimana senyumku tak mampu membohongi suasana hati

Aku tahu

Aku sayang kamu

Kisah Anne

Kisah berikut ini dikutip dari buku “Gifts From The Heart for Women” karangan Karen Kingsbury. Buku ini dapat Anda peroleh di toko buku Gramedia, maupun toko buku lainnya. Inti ceritanya kira-kira sbb : Ada pasangan suami istri yang sudah hidup beberapa lama tetapi belum mempunyai keturunan. Sejak 10 tahun yang lalu, sang istri terlibat aktif dalam kegiatan untuk menentang ABORSI,karena menurut pandangannya, aborsi berarti membunuh seorang bayi. Setelah bertahun-tahun berumah-tangga, akhirnya sang istri hamil, sehingga pasangan tersebut sangat bahagia. Mereka menyebarkan kabar baik ini kepada famili, teman2 dan sahabat2, dan lingkungan sekitarnya. Semua orang ikut bersukacita dengan mereka. Dokter menemukan bayi kembar dalam perutnya, seorang bayi laki2 dan perempuan.Setelah beberapa bulan, sesuatu yang buruk terjadi. Bayi perempuan mengalami kelainan, dan ia mungkin tidak bisa hidup sampai masa kelahiran tiba. Dan kondisinya juga dapat mempengaruhi kondisi bayi laki2. Jadi dokter menyarankan untuk dilakukan aborsi, demi untuk sang ibu dan bayi laki2 nya. Fakta ini membuat keadaan menjadi terbalik. Baik sang suami maupun sang istri mengalami depressi. Pasangan ini bersikeras untuk tidak menggugurkan bayi perempuannya (membunuh bayi tsb), tetapi juga kuatir terhadap kesehatan bayi laki2nya. “Saya bisa merasakan keberadaannya, dia sedang tidur nyenyak”, kata sang ibu di sela tangisannya. Lingkungan sekitarnya memberikan dukungan moral kepada pasangan tersebut,dengan mengatakan bahwa ini adalah kehendak Tuhan. Ketika sang istri semakin mendekatkan diri dengan Tuhan, tiba-tiba dia tersadar bahwa Tuhan pasti memiliki rencanaNya dibalik semua ini. Hal ini membuatnya lebih tabah.Pasangan ini berusaha keras untuk menerima fakta ini. Mereka mencari informasi di internet, pergi ke perpustakaan, bertemu dengan banyak dokter, untuk mempelajari lebih banyak tentang masalah bayi mereka. Satu hal yang mereka temukan adalah bahwa mereka tidak sendirian. Banyak pasangan lainnya yang juga mengalami situasi yang sama, dimana bayi mereka tidak dapat hidup lama. Mereka juga menemukan bahwa beberapa bayi akan mampu bertahan hidup, bila mereka mampu memperoleh donor organ dari bayi lainnya. Sebuah peluang yang sangat langka. Siapa yang mau mendonorkan organ bayinya ke orang lain? Jauh sebelum bayi mereka lahir, pasangan ini menamakan bayinya, Jeffrey dan Anne. Mereka terus bersujud kepada Tuhan. Pada mulanya,mereka memohon keajaiban supaya bayinya sembuh. Kemudian mereka tahu, bahwa mereka seharusnya memohon agar diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi, karena mereka yakin Tuhan punya rencanaNya sendiri. Keajaiban terjadi, dokter mengatakan bahwa Anne cukup sehat untuk dilahirkan, tetapi ia tidak akan bertahan hidup lebih dari 2 jam. Sang istri kemudian berdiskusi dengan suaminya, bahwa jika sesuatu yang buruk terjadi pada Anne, mereka akan mendonorkan organnya. Ada dua bayi yang sedang berjuang hidup dan sekarat, yang sedang menunggu donor organ bayi. Sekali lagi, pasangan ini berlinangan air mata. Mereka menangis dalam posisi sebagai orang tua, dimana mereka bahkan tidak mampu menyelamatkan Anne.Pasangan ini bertekad untuk tabah menghadapi kenyataan yg akan terjadi. Hari kelahiran tiba. Sang istri berhasil melahirkan kedua bayinya dengan selamat. Pada momen yang sangat berharga tersebut, sang suami menggendong Anne dengan sangat hati-hati, Anne menatap ayahnya, dan tersenyum dengan manis. Senyuman Anne yang imut tak akan pernah terlupakan dalam hidupnya. Tidak ada kata2 di dunia ini yang mampu menggambarkan perasaan pasangan tersebut pada saat itu. Mereka sangat bangga bahwa mereka sudah melakukan pilihan yang tepat (dengan tidak mengaborsi Anne),mereka sangat bahagia melihat Anne yang begitu mungil tersenyum pada mereka, mereka sangat sedih karena kebahagiaan ini akan berakhir dalam beberapa jam saja. Sungguh tidak ada kata2 yang dapat mewakili perasaan pasangan tersebut. Mungkin hanya dengan air mata yang terus jatuh mengalir, air mata yang berasal dari jiwa mereka yang terluka.. Baik sang kakek, nenek, maupun kerabat famili memiliki kesempatan untuk melihat Anne. Keajaiban terjadi lagi, Anne tetap bertahan hidup setelah lewat 2 jam. Memberikan kesempatan yang lebih banyak bagi keluarga tersebut untuk saling berbagi kebahagiaan. Tetapi Anne tidak mampu bertahan setelah enam jam….. Para dokter bekerja cepat untuk melakukan prosedur pendonoran organ. Setelah beberapa minggu, dokter menghubungi pasangan tsb bahwa donor tsb berhasil. Dua bayi berhasil diselamatkan dari kematian. Pasangan tersebut sekarang sadar akan kehendak Tuhan.. Walaupun Anne hanya hidup selama 6 jam,tetapi dia berhasil menyelamatkan dua nyawa. Bagi pasangan tersebut, Anne adalah pahlawan mereka, dan sang Anne yang mungil akan hidup dalam hati mereka selamanya… ============ = Ada 3 poin penting yang dapat kita renungkan dari kisah ini : 1. SESUNGGUHYA, tidaklah penting berapa lama kita hidup, satu hari ataupun bahkan seratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang kita telah kita lakukan selama hidup kita, yang bermanfaat bagi orang lain. 2. SESUNGGUHNYA, tidaklah penting berapa lama perusahaan kita telah berdiri, satu tahun ataupun bahkan dua ratus tahun. Hal yang benar2 penting adalah apa yang dilakukan perusahaan kita selama ini, yang bermanfaat bagi orang lain. 3. Ibu Anne mengatakan “Hal terpenting bagi orang tua bukanlah mengenai bagaimana karier anaknya di masa mendatang, dimana mereka tinggal, maupun berapa banyak uang yang mampu mereka hasilkan. Tetapi hal terpenting bagi kita sebagai orang tua adalah untuk memastikan bahwa anak2 kita melakukan hal2 terpuji selama hidupnya, sehingga ketika kematian menjemput mereka, mereka akan menuju surga”.

Cara Menggapai Haji Mabrur

Haji harus disyukuri secara khusus
Karna haji didukung oleh :
*dana
*keinginan
*kesehatan
*umur
*nasib
Syukurnya yaitu menggapai haji yang mabrur
Menjadi haji mabrur :
1. Qoblal Hajj
2. Indal Hajj
3. Ba’da Hajj

I.Qoblal hajj
Ada 3 hal yang harus diperhatikan
1. Niat yang ikhlas
Hendaklah semata mata karna Allah
Kenapa haji spesifik menekankan karna haji adalah rentan niat
Ada haji politik(biar jadi ketua partai),haji ekonomi(karna memperlancar urusan bisnis) ,haji budaya (artis), haji status sosial (biasanya marah gak dipanggil haji)
Itulah kenapa niat haji dilafadzkan
2. Tidak musyrik
Lasyarikala labaik
Siapapun yang mau menunaikan ibadah haji tidak boleh musyrik
Ingatlah ketika Kami menempatkan nambi Ibrahim di Baitullah tidak boleh musyrik
Umar saja ketika mau mencium hajar hajat berkata Demi Allah sesungguhnya engkau batu biasa tidak bisa mencium engkau usaha bangkrut, andaikan aku tak lihat nabi menciummu aku tak akan menciummu.
At Taubah
Orang musyrik dilarang masuk kemasjidil haram
3. Rizki yang halal
Menjadi bekal kita haji
Menabung dari rizlk yan

II. INDAL HAJJ
1. Mengikuti sunah
Misalnya pada saat lempar jumrah, saat bermalam dimina
2. Bekal Takwa
Banyak di Al Qur’an
Cth bekal taqwa
infaq dikala senang dan kala susah
(Tidak pelit)
Menahan marah
Memaafkan manusia
Berusaha berbuat baik
Perbanyak taubat
3. Tidak boleh rafas (ngomong,pikiran porno), tidak boleh fusu (ghibah), dan tidak boleh jidal (berantem)

III. Pasca Haji
4 hal yang harus diperhatikan
1. Menjaga kehormatan umat islam
2. Menjauhi riba
Tinggalkan segala macam riba dan tektek bengeknya
3. Membangun keluarga sakinah
Keluarga yang muslim , islami
4. Yang sudah hadir di Arafah harus mempunyai kontribusi sebagai penyampai penyampai islam
Lihatlah Pangeran Diponegoro melawan Belanda pulang dari haji,Imam Bonjol pun pulang haji lgs melawan Belandam

Itulah , mari berdoa Allahumma Hajjan Mabruron 3x

Cantik sepanjang masa

Cantik sepanjang usia
Memiliki kulit yang tetap cantik dan meskipun usia semakin bertambah , ditandai oleh :
*tetap tampak segar meskipun tidak bermake up
* elastis dan kencang
* cerah
Faktor yang mempengaruhi
1. Lingkungan
Hati hati dengan ruangan ac krn kalau 2 gaya hidup
biasanya pakai ac kita malas minum
Kebiasaan dugem
Kebiasaan merokok
3. Perawatan
Yang suka filling hati hati

Bahan berbahaya untuk kulit
1. Asam Retinoat
Intasi. Kulit kering , rasa terbakar , teratogenik (cacat pada janin)
2. Hidrokino
Iritasi. Kulit menjadi merah
3. Merkuri
Alergi ,iritasi, kerusakan permanen syaraf, otak , ginjal, gangguan perkembangan janin, bercak hitam, kanker
4. Merah K10, K3, Jingga
Zat pewarna kertas , tekstil,tinta (kanker dan kerusakan hati)
Kesalahan kosmetika , hati hati juga pada pasta gigi

Chemical peeling $ pengelupasan
*pengelupasan paksa
*cairan asam konsentrasi tinggi
*instant beauty
Hati hati dan harus dipikir 2 kali

4 Langkah dasar perawatan kulit
1.Pembersihan
Dengan sabun dan susu pembersih
Perlu susu pembersih untuk mengangkat kotoran
Sabun ph balanced
2x saat saat mandi
Pria 4X sehari
2. Krim pembersih
*cleasing milk / cream 2x sehari
* mengangkat tata rias dan kotoran
*waslap basah
*sempurnakan dengan penyegar
Melembabkan
Mencegah kekeringan kulit ; moistruizer, night cream, body lotion
Pelembaban khusus ; nanotope , loaded, liposome, vit a.c e,aha 2%-5%
3. Melindungi
Dari pengaruh buruk sinar penutup
1. Fisik ; payung, topi lebar, pakaian tertutup
2. Kimia ; sun care

4. Membuang kulit tua
*thinning/peeling
*mengangkat sel sel kulit

Langkah 2
Tepat memilih kosmetik yang tepat
1. Kenali kulit kita
2. Kenali produsen kosmetika
3. Perhatikan ada atau tidak no. Registrasi

Langkah 3
Inner beauty
*Rajin beribadah
*Positive thinking

2. Pelembaban
3. Perlindungan
4. Peeling

Jangan Meremehkan Hal Yang Kecil

Jangan meremehkan yang kecil

Lihatlah dari kejadian sehari-hari
Contoh tulang nyangkut dileher, kayu kesusupan dikaki
Ini dimulai dari pernyataan bilal kepada nabi
Nabi bertanya : ya Bilal ceritakan amalan mu tertinggi krn aku mendengar terompahmu di syurga
Kata Bilal aku tak melakukan melakukan kecuali melakukan sholat wudhu setelah melakukan wudhu
Dari kisah ini Bilal mendapatkan posisi tinggi setelah mendapatkan pahala besar karena amalan ringan
4 Nasehat
1. Allah merahasiakan pada perbuatan baik yang Allah ridhoi
Jangankah kamu menganggap perbuatan baik meskipun kecil, walaupun hanya sekedar bermuka yang manis saat berjumpa dengan saudaramu
Jangan remeh meskipun hanyalah kaki kambing bisa jadi itulah keridhoan Allah
Aku melihat seseorang bolak balik ke surga ternyata ini orang pernah memotong dahan pohon dijalan mengganggu kaum muslimin
2. Sesungguhnya Allah Merahasiakan kemurkaan-Nya pada maksiat yang dilakukan padaNya
Contoh selingkuh kecil-kecilan
Jangan-jangan kita gagal sukses karena dosa kecil yang kita lakukan
Dan kamu menganggap ringan saja, padahal dia pada sisi Allah adalah besar (24;15)
Kalimat hikmah ;
Janganlah kita menganggap remeh hal-hal yang kecil kecil krn gunung yang besar berasal dari kerikil

Jangan durhaka kpd org tua
Jangan kita berkata dengan kalimat ahh

3. Allah merahasiakan terkabulnya sebuah permintaan, pada do’a yang dipanjatkan pada-Nya

HRMuslim
Bisa jadi seseorang yang kusut masai rambutnya, jika mengetuk pintu dia ditolak dimana-mana , namun jika dia bersumpah maka Allah mengabulkan sumpahnya

Jangan menganggap remeh doa orang

Hadist Nabi:
Akan dtg pd hour kiamat nanti seseorang yang berbadan besar dan gagah, namun saat ditimbang disisi Allah, dia tak lebih berat dibanding sayap seekor nyamuk

4. Allah merahasiakan wali-Nya diantara hamba-hamba-Nya

Kisah: Sa’ad merasa dirinya lebih punya kelebihan dibanding yang lain. Lali Nabi bersabda: “Bukankah kita ditolong, diberi rizki oleh orang-orang lemah yang selama ini disekitar kita.

Contoh kita nyaman karena pembantu
Coba kalo pembantu gak ada kita pasti kerepotan

Kisah ada orang lewat berpakaian rapi dan necis, nabi bertanya bgmn menurut kalian? ,kt sahabat wah kalo orang itu pasti orang byk yang percaya, dia melamar pasti disetujui dan kemudian ada seseorang yang lewat dengan pakaian sederhana , lalu nabi bertanya kepada para sahabat,” kalau yang ini bagaimana menurutmu?”, lalu para sahabat bertanya kalau pemuda ini fakir dan bila melamar gadis tentu ditolak. Nabi diam saja kemudian akhirnya nabi berkatan”sesungguhnya pria yang berpakaian sederhana itulah yang lebih mulia dari pemuda yang necis barusan.”

Untuk itu kita janganlah melihat seseorang hanya dari penampilan saja :)

Menikmati Kesendirian

Dear All…
Pernahkah teman teman merasakan jengah, atau bosan dengan hiruk pikuk dan campur tangan orang lain dari kehidupan kita.
Kadang banyak orang yang secara tidak sadar memberikan hidupnya untuk orang lain atau membiarkan hidupnya dipilihkan orang lain
Mereka menjalani hidupnya seperti robot
Padahal kita akan mempertanggungjawabkan hidup kita kepada Allah adalah sendiri , dimana kita tak ada tempat untuk minta pertolongan
Untuk itu sudah semestinya kita menentukan hidup kita sendiri
Buatlah ruang kesendirian untuk merenung dan menghayati hidup
Sudahkah kita memanfaatkan sehat kita, rizki kita dan fasilitas hidup yang kita punya dengan baik?
Sudahkah kita memanfaatkan waktu luang kita ?

Kita memang perlu , perlu waktu untu beberapa saat dalam sendirian
Dimana waktu kesendirian itu kita pakai untuk bemuhasabah
Dengan bertambahnya umur apakah kita sudah semakin dewasa ?
Ingatlah kita tidak hanya wajib untuk memelihara kesehatan fisik tapi juga ruh kita
Untuk itu nikmatilah kesendirian kita dengan sebaik-baiknya agar dapat menempuh langkah yang baik ke depan

Kalimat Allah Muncul Pada Kulit Bayi di Rusia

Sudah baca detik news ? ,
Disini Allah memperlihatkan kekuasaan-Nya,
Sudah semestinya kita bersyukur sebagai seorang muslim yang seharusnya
Kisah ini menjadikan kita semakin percaya akan adanya Allah dan kita
Menjadi tambah bertakwa
Kisah nyata ini hanyalah sebagian kecil dari kuasa yang Allah tunjukkan kepada
Manusia
Mari renungkan!
Rusia – Kisah ayat Alquran muncul di tubuh bayi masih menjadi perhatian serius di Rusia. Salah seorang ulama Rusia menganggap pemunculan ayat suci itu sebagai peringatan dari Tuhan. 

“Kami menganggapnya sebagai peringatan untuk muslim Rusia dan Dagestan. Mereka harus menjalani perintah Allah, menyesali kesalahan-kesalahannya, dan melepaskan diri dari konflik dan perpecahan yang kini melanda Dagestan dan Caucasus,” kata seorang ulama, Akhmedpasha Amiralaev seperti dilansir The Sun.

Hingga kini logika maupun peralatan kedokteran memang belum mampu memecahkan misteri bocah Rusia tersebut.

Bocah ajaib yang mendapatkan ‘berkah’ itu adalah Ali Yakubov, bocah berumur 9 bulan. Ayat suci muncul di kulit Ali tidak lama setelah kelahirannya. Salah satu ayat yang muncul menyatakan ‘Allah adalah pencipta seluruh alam’. Uniknya lagi, petikan ayat suci ini hanya timbul setiap Senin dan Kamis malam.

Dilansir Interfax, Rabu (21/10/2009), mulanya orang tua Ali tidak memberitahukan kepada siapapun akan keajaiban si bayi. Tulisan Alquran pertama kali muncul di dagu Ali. Setelah dagu, ayat-ayat Alquran pun mulai terlihat pada punggung, lengan, kaki dan perut Ali.

Setelah berkali-kali terjadi, orang tua Ali akhirnya memutuskan memberitahukan keajaiban itu kepada dokter. Terlebih bila ayat-ayat itu muncul, Ali seperti kesakitan. “Ali selalu merasa tidak sehat ketika tanda itu muncul. Ia menangis dan suhu badannya meningkat,” ujar ibu Ali, Medina.

Saat ayat-ayat Alquran itu muncul di tubuh bayinya, Medina mengaku tidak mungkin menggendong Ali. “Badannya secara aktif bergerak, sehingga kami menaruhnya di tempat buaian. Sangat sulit melihatnya menderita,” ceritanya.
(amd/iy)